Kabel Koaksial Kamera Keamanan CCTV terdiri dari beberapa lapisan, termasuk konduktor pusat, bahan isolasi, pelindung, dan jaket luar. Konduktor pusat membawa sinyal video, sedangkan bahan isolasi memastikan transfer yang efektif tanpa gangguan. Lapisan pelindung membantu menghilangkan interferensi elektromagnetik eksternal, memastikan transmisi sinyal yang jelas dan stabil. Jaket luar melindungi kabel dari kerusakan fisik dan faktor lingkungan.
Ketidaksesuaian impedansi adalah masalah umum pada instalasi kabel koaksial CCTV yang dapat menyebabkan penurunan sinyal dan kualitas video buruk. Berikut adalah masalah umum terkait ketidaksesuaian impedansi dan cara mengatasinya:
1. Kehilangan Sinyal:
Masalah: Ketidaksesuaian impedansi menyebabkan pelemahan sinyal, terutama pada kabel yang panjang, sehingga sinyal melemah dan kualitas gambar berkurang.
Resolusi: Pilih kabel koaksial berkualitas tinggi dengan impedansi 75 ohm presisi yang sesuai dengan persyaratan sistem CCTV. Selain itu, pertimbangkan untuk menggunakan kabel low-loss yang dirancang untuk transmisi jarak jauh. Penguat dan repeater sinyal yang ditempatkan secara strategis di sepanjang jalur kabel dapat mengimbangi redaman sinyal, memastikan sinyal yang konsisten dan kuat di seluruh sistem.
2.Refleksi:
Masalah: Ketidaksesuaian impedansi menyebabkan pantulan sinyal, mengganggu sinyal asli, dan menimbulkan interferensi dalam bentuk gambar yang terdistorsi.
Resolusi: Gunakan konektor, terminator, dan adaptor yang sesuai impedansi untuk menghilangkan pantulan sinyal. Komponen berkualitas tinggi memastikan transisi mulus antar segmen kabel, mencegah pantulan. Menggunakan terminator yang sesuai impedansi di ujung kabel yang tidak digunakan akan mencegah pantulan kembali sinyal, sehingga menjaga integritas sinyal.
3. Interferensi:
Masalah: Ketidaksesuaian impedansi membuat kabel koaksial rentan terhadap interferensi frekuensi elektromagnetik dan radio, menyebabkan kebisingan dan distorsi sinyal.
Resolusi: Kabel koaksial berpelindung, dengan pelindung foil dan jalinan, memberikan perlindungan kuat terhadap interferensi eksternal. Teknik pengardean yang tepat, seperti pengardean pada selubung kabel, akan semakin meningkatkan perlindungan. Perutean kabel yang hati-hati menjauhi sumber gangguan potensial, dipadukan dengan pelindung berkualitas, memastikan umpan video bersih dan stabil.
4.Hantu:
Masalah: Ketidaksesuaian impedansi menyebabkan ghosting, yaitu gambar duplikat yang samar-samar muncul karena pantulan dan interferensi sinyal.
Resolusi: Gunakan konektor dan splitter dengan impedansi berkualitas tinggi untuk meminimalkan pantulan sinyal. Koneksi langsung dan penggunaan adaptor yang minimal mengurangi kemungkinan terjadinya ghosting. Pengujian menyeluruh dan analisis sinyal selama instalasi membantu mengidentifikasi dan memperbaiki ketidaksesuaian impedansi, memastikan keluaran video yang tajam dan bebas hantu.
5. Atenuasi:
Masalah: Ketidaksesuaian impedansi menyebabkan pelemahan sinyal, terutama pada frekuensi yang lebih tinggi, menyebabkan sinyal lebih lemah dan jangkauan transmisi terbatas.
Resolusi: Pilih kabel koaksial low-loss yang dirancang khusus untuk aplikasi CCTV. Kabel ini memiliki desain yang dioptimalkan untuk meminimalkan redaman, memastikan kekuatan sinyal yang kuat pada jarak yang jauh. Memahami persyaratan frekuensi sistem CCTV dan memilih kabel yang sesuai akan mengurangi masalah terkait redaman secara efektif.
6. Perbincangan silang:
Masalah: Ketidaksesuaian impedansi menyebabkan cross-talk, yaitu sinyal dari kabel yang berdekatan saling mengganggu, sehingga mengakibatkan distorsi sinyal.
Resolusi: Pertahankan jarak yang tepat antara kabel koaksial paralel, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya cross-talk. Menerapkan pengatur dan pemisah kabel untuk memastikan pengelolaan kabel yang teratur, meminimalkan interferensi. Inspeksi dan penyesuaian rutin, terutama pada instalasi kompleks, membantu menjaga jarak yang diperlukan, menjaga integritas sinyal, dan meminimalkan cross-talk.

Resistansi DC Maksimum Konduktor Pusat@20°C: 210/63 Ω/km
Resistensi Isolasi Minimum: 10.000 M Ω x km
Kecepatan Propagasi Nominal: 66%
Kapasitansi: 67±3 pF/m
Impedansi: 75±3 Ω
Kerugian Pengembalian Struktural 5-1000MHz ≥20 dB
Efektivitas Perisai>55dB